Sunday, 12 October 2008

Komentar dari Mr. Sok Bener Gitu Loo

Cerita ini adalah komentar dari teman saya, Mr. Sok Bener Gitu Loo yang mengomentari tentang Kisah Tetangga Yang Tinggal Sendirian. Karena komentarnya bagus banget dan berupa cerita, sebagai wujud terima kasih maka saya pindah ke sini aja biar lebih mudah dibaca, yuk kita simak:

Selamat jalan Bapak.

Membaca kisah diatas mengingatkan saya kembali bukan hanya bagaimana cara kita memperlakukan orangtua kita sekarang tetapi juga bagaimana cara kita memperlakukan anak kita sekarang.

Salah satunya kadang2 kita ngga sadar kalo kita pernah tidak sengaja membangkitkan rasa sakit hati anak kita.

Tindakan yg tepat kepada anak cowo yg hoby main masak2an adalah salah satu contoh bahwa orang tuanya menyadari hal ini, pengertian dan perhatian kitalah yg bisa membuat anak kita merasa dimengerti dan dicintai kembali, mereka tidak mendengar dari kata2 kita saja tetapi juga merasakan perlakuan kita kepada mereka.

Satu hal lagi yg pernah saya baca,
saya lupa dari mana, seringkali kita jarang punya waktu buat anak2 kita (biasanya bapak2 nih),mungkin sebagian menganggapnya sebagai pemborosan waktu, waktu adalah uang, katanya.

Saat anak anda kangen,butuh waktu dan perhatian anda,mungkin hanya untuk sekedar main mobil2an atau masak2an misalnya,coba saya tebak jawaban anda,"Nanti ya sayang,papa masih sibuk,nanti kalo ada waktu pasti papa temenin,papa sayang kamu" biasanya janji ini jarang lho ditepatinya.

Bisa anda bayangkan tidak,kalo nanti saat anak anda sudah dewasa dan sudah hidup mandiri,anda sudah menikmati masa pensin anda,lalu anda telpon anak2 anda karena sudah lama sekali tidak bertemu,anda kangen ingin bertemu untuk sekedar ngobrol atau makan bersama, atau bahkan hanya untuk ngobrol saja di telepon.

Coba bayangkan apa yg anda rasakan dalam hati anda kalau suara di ujung telepon berbunyi "Nanti ya pa,saya masih sibuk,nanti kalo ada waktu pasti saya temenin,saya sayang papa" dan janjinya juga jarang ditepati, sama persis seperti janji anda dulu kepadanya.

Pilihan ditangan anda, apa yg anda perlakukan kepada anak anda sekarang, itu yg akan diperlakukan kepada anda nanti.
Apa yg anda tanam, itu yg anda tuai.

Related Posts by Categories



0 comments:

Post a Comment

 

blogger templates | Make Money Online